Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mampu menyatukan pemain bintang di skuadnya. El Real yang bertabur bintang tampil padu sebagai tim yang solid.
Real Madrid menang besar 4-0 atas malaga pada laga lanjutan LaLiga di Santiago Bernabeu, Minggu (30/8/2026). Empat gol El Real lahir lewat Jude Bellingham, bunuh diri Alfonso Herrero, Kylian Mbappe, dan Arda Guler.
Los Blancos tampil padu untuk mendominasi laga. Mereka mencatatkan 62 persen penguasaan bola. Madrid juga tampil menyerang dengan total bikin 15 tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang dengan empat berbuah gol.
Madrid yang dipenuhi pemain bintang mampu bermain sebagai sebuah tim di laga ini. Pelatih Madrid, Jose Mourinho, mampu menyatukan skuadnya dengan baik.
Mourinho mampu menghilangkan anggapan bahwa sulit untuk mengatur para pemain bintang karena punya ego tinggi. Masalah ego ini dianggap jadi biang keladi Madrid tanpa gelar di dua musim terakhir. Terutama di lini depan karena Madrid punya Jude Bellingham, Vinicius Jr dan Kylian Mbappe.
Mourinho mengaku tak kesulitan menyatukan para pemain bintang Madrid ini. Ia merasa para bintang ini selalu ingin bermain dengan kualitas setara.
Hal tersebut dimiliki Madrid. The Special One hanya perlu membangun empati dan kerja sama tim agar Madrid bisa solid.
“Saya selalu menegaskan bahwa saya menginginkan pemain-pemain terbaik-selalu, tanpa kecuali. Anda bisa melihat adanya empati dan kerja sama tim di antara mereka. Contohnya pada gol terakhir Arda, Vini memilih untuk tidak mencetak gol sendiri dan justru mengoper bola kepada rekan setimnya. Mereka saling merangkul, merayakan keberhasilan bersama, dan bekerja sama,” ujar Mourinho di kutip dari situs Madrid.
“Saat ini, saya tidak melihat adanya masalah di antara mereka. Satu-satunya hal yang saya lihat adalah mereka semua pemain yang luar biasa,” jelasnya.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa pemain-pemain Madrid mulai memahami tuntutan Mourinho. Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, mereka juga harus menjalankan tugas sesuai strategi dan membantu rekan setim ketika di butuhkan.
Meski demikian, perjalanan Mourinho bersama Real Madrid masih panjang. Jadwal yang semakin padat akan menguji kedalaman skuad dan kemampuannya menjaga keharmonisan ruang ganti. Rotasi pemain juga menjadi hal penting karena tidak mungkin seluruh pemain bintang selalu tampil sebagai starter.
Mourinho harus mampu menjaga komunikasi dengan seluruh pemain agar keputusan mengenai susunan pemain tidak menimbulkan masalah. Jika berhasil mempertahankan kondisi tersebut, Real Madrid berpeluang menjadi tim yang lebih solid sepanjang musim.
Pengalaman Mourinho menjadi salah satu modal penting bagi Madrid. Ia memahami tekanan besar yang datang bersama klub seperti Real Madrid dan tahu bagaimana menghadapi tuntutan untuk meraih trofi. Jika para pemain bintang mampu mengesampingkan kepentingan pribadi dan bekerja sebagai satu kesatuan, Madrid bisa menjadi salah satu kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan berbagai gelar musim ini.

